Media & Informasi

Detail Berita

RSUD Bayu Asih Raih Predikat Tertinggi dari BPJS Kesehatan

RSUD Bayu Asih Raih Predikat Tertinggi dari BPJS Kesehatan

RSUD Bayu Asih kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat tertinggi Bintang 4 dari BPJS Kesehatan. Penghargaan ini hanya diberikan kepada dua rumah sakit di wilayah Karawang–Purwakarta, yakni RSUD Bayu Asih dan RS Primaya Karawang.


Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan RSUD Bayu Asih dalam mengimplementasikan berbagai sistem digital yang menjadi standar nasional layanan JKN, mulai dari Integrasi Sistem Antrian Online, Integrasi Sistem Klaim, Implementasi E-SEP, Fingerprint & Frista, hingga Bridging Farmasi.


Pengakuan ini ditandai dengan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Edwin Arisitiawan, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, dan menjadi bukti nyata bahwa RSUD Bayu Asih terus bertransformasi menuju pelayanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.


Peran Strategis Tim Saber JKN (Sapu Bersih JKN)
Di balik capaian ini, terdapat peran penting Tim Saber JKN (Sapu Bersih JKN)—sebuah tim kecil yang dibentuk langsung oleh Direktur RSUD Bayu Asih untuk memastikan seluruh proses layanan JKN berjalan bersih, tertib, akurat, dan sesuai regulasi.


Tim Saber JKN bekerja sebagai unit pengendali internal yang mengawal seluruh rantai layanan JKN dari awal hingga akhir, meliputi:

  1. Pengawasan dan penyempurnaan Sistem Antrian Online, memastikan pasien mendapatkan kepastian waktu layanan dan mengurangi penumpukan di fasilitas kesehatan.
  2. Monitoring integrasi E-SEP, sehingga proses administrasi peserta JKN menjadi lebih cepat, transparan, dan minim kesalahan.
  3. Validasi dan audit Sistem Klaim, memastikan ketepatan data, kelengkapan dokumen, dan kepatuhan terhadap standar BPJS Kesehatan.
  4. Pengawalan implementasi Fingerprint & Frista, sebagai bagian dari verifikasi identitas dan keamanan layanan.
  5. Pengendalian Bridging Farmasi, memastikan ketersediaan data obat yang akurat dan sinkron antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.
  6. Pendampingan percepatan Implementasi Resep Elektronik, sehingga proses peresepan menjadi lebih aman, cepat, dan terdokumentasi dengan baik.


Dengan pola kerja yang proaktif, responsif, dan berbasis data, Tim Saber JKN menjadi motor penggerak yang memastikan seluruh inovasi digital berjalan konsisten dan berkelanjutan. Tim ini juga menjadi penghubung lintas unit, menyelesaikan kendala teknis secara cepat, serta memberikan rekomendasi langsung kepada Direktur untuk pengambilan keputusan strategis.


Komitmen Transformasi Berkelanjutan
Direktur RSUD Bayu Asih, dr. Tri Muhammad Hani, MARS., MH.Kes., FISQua, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi:
“Alhamdulillah, predikat Bintang 4 ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, termasuk Tim Saber JKN yang selama ini bekerja senyap namun sangat menentukan. Mereka memastikan setiap detail layanan JKN berjalan rapi, akurat, dan sesuai standar. Ini adalah kemenangan bersama untuk masyarakat Purwakarta.”
RSUD Bayu Asih akan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan mutu layanan, dan memperluas peran sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan regional, sejalan dengan agenda transformasi kesehatan nasional.


Terima kasih telah membaca artikel ini.